Rekrutmen TNI

Proxy War dan Pengaruhnya Terhadap Keutuhan NKRI

Presiden Soekarno pernah mengingatkan bangsa ini, bahwa kelak dimasa depan Indonesia akan menjadi "Mercusuar". Penafsiran dari bangsa indonesia terhadap apa yang disampaikan Presiden pertama Indonesia dari semenjak didengungkan pertama kali hingga saat ini adalah bahwa Indonesia akan menjadi negara besar layaknya Mercusuar, besar, kokoh, menjulang tinggi dan dapat terlihat dari jauh. Penafsiran seperti ini sesungguhnya adalah sebuah kekeliruan yang besar dan untuk tidak di amin-kan terus-menerus. Kenapa demikian?

Seperti diketahui bersama bahwa Presiden Soekarno adalah seorang spiritual yang mumpuni. Sehingga apa yang disebutkan tentang Indonesia dimasa depan sesungguhnya adalah sebuah sanepan/perlambang, yaitu sebagai sebuah "Peringatan" dan sekarang sudah terjadi. Antar kampung bahkan antar Rukun Tetangga (RT) saling serang, angka kriminalitas meningkat sebagai akibat dari buruknya perekonomian, pungli yang dilaksanakan oleh pejabat, tindakan premanisme. Anarkisme dalam penyampaian pendapat (demo) yang dilakukan atas nama golongan/agama. Perang antar suku. Adanya otonomi daerah, yang sesungguhnya hal inilah sebagai salah satu pemicu adanya ego sektoral. Sebagai contoh saat nelayan jakarta mencari ikan di perairan lampung. Karena merasa perairannya dimasukin oleh nelayan luar, maka mereka melakukan pengrusakan, pembakaran bahkan penenggelaman. Bahkan beberapa waktu lalu terjadinya "pemalakan" terhadap nelayan jakarta yang dilakukan oleh oknum nelayan lampung. Hal ini terjadi hampir diseluruh wilayah perairan Indonesia.

Dalam lingkup tatanegara terjadi hal yang lebih "extrem", yaitu terjadinya perubahan UUD 45 melalui beberapa kali amandemen. Yang ternyata dilakukan hanya untuk melindungi kepentingan-kepentingan tertentu. Banyak muncul undang-undang yang mana diketahui hanya berpihak untuk kepentingan tertentu.Bahkan terjadinya pembatasan wewenang terhadap sebuah institusi.

Dari beberapa contoh kecil diatas, dapatlah ditarik kesimpulan bahwa negara Indonesia ini sudah menjadi Mercusuar seperti yang dikatakan oleh Presiden RI yang pertama.

Indonesia memiliki nama besar di dunia dengan segala perannya, baik secara person/pribadi ataupun institusi yaitu sebagai sebuah negara. Namun faktanya seperti isi/dalam dari sebuah mercusuar, keropos,penuh lawa-lawa (sarang laba-laba), pengab, tak terurus seperti beberapa contoh diatas. Hal ini pun telah tertulis dalam ramalan jayabaya dalam kitab musarar jayabaya berikut ini ;

21.    Bojode ingkang negara, Narendra pisah lan abdi, Prabupati sowang-sowang, Samana ngalih nagari, Jaman Kutila genti, Kara murka ratunipun, Semana linambangan, Dene Maolana Ngali, Panji loro semune Pajang Mataram.
*        Negara rusak. Raja berpisah dengan rakyat. Bupati berdiri sendiri-sendiri (Otonomi Daerah). Kemudian berganti zaman Kutila (Reformasi). Rajanya Kara Murka (pemimpin yang saling balas dendam). Lambangnya Panji loro semune Pajang Mataram(Dua kekuatan pimpinan yang saling jegal ingin menjatuhkan).

22.    Nakoda melu wasesa, Kaduk bandha sugih wani, Sarjana sirep sadaya, Wong cilik kawelas asih, Mah omah bosah-basih, Katarajang marga agung, Panji loro dyan sirna, Nuli Rara ngangsu sami, Randha loro nututi pijer tetukar.
*        Nakhoda (Orang asing) ikut serta memerintah. Punya keberanian dan kaya. Sarjana (Orang arif dan bijak) tidak ada. Rakyat sengsara. Rumah hancur berantakan diterjang jalan besar. Kemudian diganti dengan lambang Rara ngangsu , randa loro nututi pijer tetukar(pemimpin yang selalu diikuti/diintai oleh wanita tua untuk menggantikannya).

24.    Dene pajege wong ndesa, Akeh warninira sami, Lawan pajeg mundak-mundak, Yen panen datan maregi, Wuwuh suda ing bumi, Wong dursila saya ndarung, Akeh dadi durjana, Wong gedhe atine jail, Mundhak tahun mundhak bilaining praja.
*        Pajak rakyat banyak sekali macamnya. Semakin naik. Panen tidak membuat kenyang. Hasilnya berkurang. orang jahat makin menjadi-jadi Orang besar hatinya jail. Makin hari makin bertambah kesengsaraan negara................................................Read More


Lowongan Kerja


Peraturan

LKPP

Hukum Online
 



mercubuana           kompas          mahkota         jepara 
 

Copyright © 2013 Yayasan Mercubuana Raya. All rights reserved
.