Yayasan Mercubuanaraya

| Home | About Us | Ngaji Urip | Indonesia | Pengobatan | One Stop Info | Contact Us |

Asal usul bacaan tasbih

Diriwayatkan dari ibnu abbas r.a, " setelah Allah SWT menciptakan arasy, maka DIA memerintahkan para malaikat pemikul arasy untuk memikulnya & terasa beratlah arasy itu bagi mereka.

Berfirman Allah SWT : " Bacalah Subhanallah". Para malaikat akhirnya membacanya dan akhirnya beban pikulan mereka menjadi ringan. Mereka akhirnya membaca "subhanallah" sepanjang masa, hingga Allah menciptakan Nabi Adam A.s.

Dan ketika Nabi Adam AS. bersin, serta Allah mengilham kepadanya untuk membaca "Alhamdulillah". Maka Nabi Adam AS. pun membacanya & Allah SWT membaca "Yarhamakallah" dan diajarkan pula untuk menjawab nya kembali "Yahdikumullah".  Serta Allah pun berfirman "Untuk inilah engkau Aku ciptakan wahai Adam".

Para malaikat berkata, ini adalah sebuah bacaan yang agung, tidak seyogya kita melupakannya.

Lalu para malaikatpun mengumpulkan kalimah diatas dengan ucapan ini & mereka selalu membacanya sepanjang masa "Subhanallah Walhamdulillah".

Ternyata   bertambah   ringanlah   memikul   arasy   melebihi   yang pertama.

Mereka tetap seperti ini sampai akhirnya Allah SWT mengutus Nabi Nuh AS.

Pertama-tama orang yang menyembah berhala adalah kaum Nabi Nuh AS, kerana itu Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Nuh AS agar ia memerintahkan kaumnya untuk membaca "Laailaahaillalah".

Nabi Nuh AS sangat puas kepada kaumnya.
Berkatalah para malaikat itu "ini adalah kalimah yang ke-3 & agung". Maka  mereka  pun  mengumpulkannya  dengan  dua  kalimah  yang terdahulu, Akhirnya mereka selalu membaca "Subhanallah Walhamdulillah Wa Laailaahailallah", sampai pada akhirnya Allah SWT mengutus Nabi Ibrahim AS.

Setelah Allah mengutusnya, Allah memerintahkannya supaya berkorban.. kemudian ditebusnyalah puteranya dengan seekor domba.

Ketika Nabi Ibrahim AS melihat domba tersebut maka berkatalah dia "Allahu Akbar" karena gembiranya dengan kejadian tersebut.

Berkata pula lah para malaikat "Ini juga kalimah mulia yang ke-4. Lalu mereka mengumpulkannya dengan kalimah yang ke-3 itu maka mereka mulai membaca sepanjang masa kalimah "Subhanallah walhamdulillah walaailahailallah wallahuakbar".

Ketika malaikat Jibril menceritakan hadith ini kepada Rasullulah SAW, Nabi pun bersabda karena takjub : "Laa haula walaa quwwata illaa billaahil aliyyil adzim".

Maka Jibril pun berkata "Kalimah inipun akan kami kumpulkan pula dengan kalimah-kalimah yang 4 tersebut"

download

www.mercubuanaraya.com

Menjadikan Indonesia Pusat Dunia

Link Terkait